FAST OF THE FURIOUS : Waralaba yang Memikat Hati

Rumahsleman | Fast of the furious : waralaba yang memikat hati –┬áSeri ke sembilan dari waralaba Fast and Furious sudah dilempar ke pasaran Asia sejak 12 April lalu. Namun hingar bingar film ini masih begitu hangat di telinga para penonton. Yah, itu karena film ini berdurasi lebih panjang dari seri sebelumnya. Film ini menjadi film terpanjang ke dua setelah Silence yang berdurasi 161 menit. Dengan memiliki durasi yang lebih panjang dari seri sebelumnya, maka anda akan di manjakan oleh aksi kejar-kejaran yang mencengangkan secara terus menerus. Film ini sudah meraup keuntungan kotor sebesar 2,1 triliun rupiah di Amerika serikat dan 9,8 triliun di berbagai negara. Total pendapatan sejak minggu pertama pemutaran terbilang cukup sukses. Sebesar 553 juta dolar. Menempatkan film ini sebagai peraih keuntungan kotor terbesar sejak minggu pertama perilisan, setelah film Star Wars: The Force Awaken.Pecapaian tersebut sudah mencapai 12 triliun, melebih biaya produksi yang hanya menghabiskan dana sebesar 3,3 triliun dan akan terus bertambah, mengingat film ini masih diputar beberapa bioskop Indonesia.

Jadi tak heran Universal studio sudah memastikan bahwa akan ada Fast and Furious seri ke sembilan. Film ini bahkan sudah memiliki waktu rilis yaitu 9 April 2019. Dikutip dari Entertaiment news, bahwa Dwayne Johnson dan Jason Stateham sudah menadatangai kontrak untuk seri kesembilan film ini sebagai Luke Hobbs dan Deckard Shaw.

 

FAST OF THE FURIOUS Waralaba yang Memikat HatiDampuk penyutradaraan berganti tangan dari Justin Lin ke tangan F. Gary Gray yang pernah menyutaradari film aksi seperti Italian Job. Sedangkan untuk penulisan skenario tetap dipercayakan pada Chris Morgan yang sudah menulis naskah untuk beberapa instalment Fast and Furious sebelumnya. Dengan peluncuran Fate of The Furious sendiri menandai film pertama dari waralaba tersebut sejak The Fast and Furious : Tokyo Drift pada tahun 2006 yang tidak dibintangi oleh Paul Walker, pemeran Brian O’Connor yang tewas dalam sebuah kecelakan tunggal pada 30 November 2013. Paul Walker sendiri meninggal pada tengah produksi Fast and Furious 7, hingga membuat Chis Morgan harus putar otak selama 2 tahun untuk menamatkan karakter Brian O’Connor dengan cara yang begitu menyentuh.

Film ini sendiri mendapatkan review positip dari banyak kritikus film. Mengingat cerita masih berkisar pada tema persaudaraan dan kekeluarga yang begitu kental. Kali ini, tak seperti seri sebelumnya, Chris Morgan memilih Chalize Theron sebagai antagonis pertama perempuan film ini. Charlize Theron sendiri berperan sebagai Chipper, Hacker terbaik yang menaruh dendam pada Dom karena sudah mengacaukan perkerjaannya di dua sebelumnya. Tak banyak yang berubah dari set dalam seri kedelapan ini. Film ini juga masih memamerkan adegan kejar-kejaran dengan mobil mahal seperti Plymounth GTX atau Lamborghini Murcie’lago milik Roman Pearce. Selain menyuguhkan aksi kejar-kejaran yang mengagumkan, film ini juga menaruh porsi komedi yang juga menghibur. Kali ini, posisi si pelawak yang biasanya dipegang oleh Roman Pearce berganti pada sosok Deckard Shawn.Dibalik sosok seriusnya, dia juga bisa melawak loh. Jadi, dari skala 1-10 film ini menempati nilai 8.
?